h1

Berapa Harga Bandwith Internasional????

Oktober 29, 2007

Terinspirasi artikel yang diterbitkan oleh Telecomasia yang mengulas akan kebutuhan bandwidth dunia yang semakin hari semakin meningkat. Dalam artikel tersebut terdapat tabel harga bandwitdth. Sehingga terkutik untuk menghitung, kira-kira berapa sebenarnya harga BW itu untuk sampai di Indonesia.

Setelah di hitung dengan simpel, menggunakan Google Earth untuk menghitung jarak dan Ms Excel untuk membuat hitungan. Hasilnya seperti ini:

Harga Bandwidth

Dengan data diatas didapatkan harga per Mbps BW di Indonesia berkisar antara USD $60.61 sampai dengan USD $166,49. Dari data diatas bahwa harga BW international Indonesia semestinya dapat didiperoleh dengan harga dibawah USD $300 (jika di gabungkan dengan biaya operasional dan margin).

Nah yang jadi pertanyaan, sekarang harga BW di Indonesia per Mbps rata-rata diatas USD $1000. Apakah yang menyebabkan harga BW setinggi itu? apakah ada biaya birokrasi?, monopoli?, atau memang para operator mengambil margin yang besar?…

TANYA KENAPA???

h1

Perang Aplikasi Office

September 19, 2007

Setelah sekian tahun Microsoft Office merajai aplikasi office, kini Microsoft harus mulai memperhitungkan lawan-lawan yang mulai bermunculan, seperti Open Office, Google Apps, I Work, dan yang terbaru Lotus Symphoni.

Open Office 

Aplikasi ini sudah tenar dikalangan perkantoran, karena aplikasi ini dibuat untuk berbagai macam platform, dari Linux, Windows, BSD, dan juga Mac. Dan juga aplikasi ini adalah FREE alias GRATIS. Sehingga pengguna tidak perlu pusing dengan biaya lisensi. Aplikasi ini menjamin kompatibilitas dengan dokumen Microsoft Office, baik dalam menyimpan dalam format Ms Office maupun membuka dokumen Ms Office.  Dalam Open Office dokumen secara native akan disimpan dalam format Open Document Format (ODF) yang sudah di standarisasi oleh ISO, jadi akan menjamin kompatibilitas dengan aplikasi lainnya. Untuk info lengkapnya silahkan mencoba di www.openoffice.org (saat ini sudah versi 2.3)

Google Apps

Salah  terobosan besar dari Google adalah membuat aplikasi office secara online. Dengan fitur pengolah kata (Words), pengolah data (Spreadsheet), dan  presentasi. Untuk menggunakan aplikasi ini tidak perlu melakukan instalasi aplikasi, hanya cukup dengan internet, browser dan account Google (Gmail) maka bisa menggunakan aplikasi ini. Dan tentu palikasi ini FREE alias gratis. Google Apps menggunakan native format Open Document Format (ODF), yang kompatible dengan aplikasi Office lainnya (Open Office dan Lotus Symphoni). Info lebih lanjut http://en.wikipedia.org/wiki/Google_Apps

I Work

Aplikasi dari Apple ini merupakan aplikasi office yang khusus di desain untuk berjalan di OS Mac. Dan tidak kompatible untuk instalasi di platform lain. Seperti biasanya tradisi Apple selalu menciptakan aplikasi yang futuristik dan indah. Apalagi denganI Work 08, yang dilengkapi dengan fitur yang canggih. Dengan Pages (word), Keynote (presentasi) dan Number (spreadsheet) memberikan penggunanya pengalaman baru akan aplikasi perkantoran. Terutama dalam keindahan tampilan grafis tanpa meninggalkan fungsi utama. Sayang aplikasi ini berbayar dan hanya tersedia untuk  Mac OS, untuk informasi selanjutnya silahkan main-main ke http://www.apple.com/iwork/

Lotus Symphoni

Office terbaru yang baru di rilis oleh IBM ini menawarkan kesamaan fungsi seperti Open Office. Dengan dukungan terhadap Open Document Format (ODF) . Selain itu aplikasi ini mendukung format dari Ms Office. Jadi masalah kompatibilias tidak perlu diragukan. Sayang, walaupun FREE aplikasi ini hanya mendukung sistem Operasi Windows, Linux SUSE dan RedHat. selain itu tidak didukung. Walupun demikian Lotus Sympony memberikan kita pilihan untuk aplikasi office, selanjutkan kunjungi http://symphony.lotus.com/software/lotus/symphony/home.jspa

Sebenarnya masih ada beberapa aplikasi perkantoran lainnya seperti Star Office, akan tetapi aplikasi ini memiliki banyak kesamaan dengan Open Office, jadi tidak dibahas. Dengan banyaknya aplikasi yang dapat dipilih, maka akan memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih. Mulai dari pilihan berbayar sampai dengan gratis.  Pertimbangan yang perlu dipikirkan untuk  memilih aplikasi perkantoran adalah:

  1. Biaya lisensi
  2. Kompatibilitas dengan aplikasi lainnya
  3. Dukungan perbaikan kesalahan (support)
  4. Platform sistem operasi yang digunakan.

Selamat Memilih!!!

h1

7 Fakta tentang Kabel Modem

September 11, 2007
  1. Kabel modem merupakan modem yang digunakan untuk mendapatkan layanan Internet dalam jaringan Kabel TV (CATV)
  2. Kabel Modem menggunakan protocol DOCSIS (Data Over Cable Service Interface Specifications). Saat ini versi yang beredar adalah versi 1.x, 2.0 dan 3.0. Jaringan Firstmedia beroperasi dengan standar DOCSIS 1.1
  3. Input nya mengunakan kabel coaxial (kabel yang digunakan antena TV) dan keluaran berupa Ethernet (RJ-45) dan/atau USB.
  4. Kabel modem akan terhubung dengan CMTS (Cable Modem Termination System) pada sisi operator (ISP). dan dari CMTS akan terhubung dengan sistem AAA (Authentication Authorization Accounting) yang akan mengatur akses pelanggan.
  5. Kabel Modem beroperasi pada frekuensi 5-65 Mhz untuk upstream (2 Mhz/channel untuk mengantarkan bandwidth 3 Mbps), dan 65-850 Mhz untuk downstream (8 Mhz/channel untuk mengantarkan BW 27-30 Mbps). Jadi dengan demikian jika satu node (daerah yang dilayani) pada umumnya untuk 500 pelanggan, jadi apabila satu daerah itu download bersamaan, maka kecepatan maksimal yang dia dapatkan adalah 30 Mbps dibagi 500. Dan untuk menjaga kecepatan akses, biasanya ISP akan memecah daerah yang “sibuk” menjadi beberapa node. Dengan demikian kecepatan tetap terjaga.
  6. Kabel modem mendukung static IP maupun dinamis IP (DHCP), tergantung dengan kebijakan operator
  7. Untuk melakukan share penggunaan internet beberapa komputer dapat menggunakan kabel modem router, dengan melakukan NAT (Network Address Translation)
h1

Internet MURAH di Indonesia sudah ADA!!!!

September 2, 2007

Sabtu pagi… seperti biasa beli KOMPAS buat cari lowongan, eh ada iklan merah seperempat halaman. dari FirstMedia dan FastNet. Yang bikin geger tentu bukan iklan warna merahnya yah.. tp isi dari iklan itu.. dijual murah internet 384 kbps unlimited cuma 99 rebu perbulan. Waks!!!!!!! beneran nih??? gak percaya!!!!!

Paket lengkap yang ditawarkan lengkapnya:

  • FastNet 384 -> Rp 99.000,00
  • FastNet 512 -> Rp 195.000,00
  • FastNet 768 -> Rp 295.000,00
  • FastNet 1500 -> Rp 595.000,00
  • FastNet 3000 -> Rp 1.195.000,00

Bener2 murah gila!!!!!!, setahuku BW 1 Mbps sebulan itu paling murah masih diatasUSD 1000, tetapi ini dijual dengan hanya IDR 1.2 juta. Itupun dapet 3 Mbps.

Hem…. pikiran usil mulai bergentanyangan?

  1. Berapa rasio penggunanya? apakaha koneksinya di share dengan pelanggan lainnya?
  2. Apakah ini hanya promosi doang, setelah itu harga naik?
  3. Setelah pengguna bertambah banyak apakah kualitas akan dipertahankan?
  4. Darimana nih ISP ambil BW kok bisa dapet murah (kali deh dia dapet murah.. soalnya dia jual murah jg😛 )
  5. Sampai mana daerah jangkauannya dan lewat jalur apa transmisinya??

Ok.. disitu ada alamat www.firstmedia.com  meluncur kesana. Ternyata kenyataan yang didapat

  1. Perusahan ini dulu bernama PT Broadband Multimedia Tbk (aka Kabelvision) yang rebranding jadi FirstMedia
  2. FirstMedia yang merupakan perusahaan Lippo Group mendapat suntikan dana USD 650 juta dari holding untuk pengembangan bisnisnya terutama Internet , dana yang sangat besar!!! (http://asia.news.yahoo.com/070830/3/376dm.html)
  3. Karena bergerak di layanan tv berbayar via kabel, maka layanan yang diberikan adalah internet via kabel modem
  4. Daerah jangkauannya cuma Jabotabek dan Surabaya

OK.. mari kita analisa:

Dengan jaringan kabel modem yang dia gunakan, tentu pangsa pasar yang di jangkau tidak banyak (untuk coverage silahkan cek di www.firstmedia.com/coverage/coverage.aspx ). Akan tetapi keberanian FirstMedia menjual harga internet yang murah banget, tentu akan membangunkan pada “penguasa” Internet Indonesia (Telkom, Indosat, CBN, dan Operator 3G lainnya). Akan tetapi karena jarak jangkau yang masih sedikit, mungkin mereka gak terlalu berimbas, terutama Speedy dari Telkom dengan ADSLnya yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Tapi bagaimanapun pasar Jakarta (yang notabene sekitar 80% pengguna internet Indonesia berada) akan terkoyak, terkaget-kaget. Sentakan ini mungkin akan membawa hawa sejuk bagi pengguna Internet di Indonesia yang selama ini membeli internet dengan harga yang mahal. Karena dengan adanya pioneer yang berani jual layanan internet murah, maka pada umumnya pesaing akan berlomba-lomba mengikutinya (ingat perang tarif di selular GSM dan CDMA). Dan tentu sekali lagi pengguna akan tersenyum senang.

So.. mari kita pantau perkembangan.. semoga Internet di Indonesia makin murah. Amin.:)

h1

Cara install VMware Tools di Fedora 7

Agustus 16, 2007

Untuk menginstall VMware Tools di Fedora 7 dapat dilakukan dengan langkah-langkah: (sudah ditest dengan vmware 6 dan vmware-tools-6.0.0-45731.tar.gz)

  1. Install paket untuk kernel-module
    yum install gcc kernel-devel gcc-c++
  2. Cekversi kernel yang berjalan dengan kernel-header yang ada
    uname -r             # running kernel
  3. Jike verinya tidak cocok
    yum -y upgrade kernel kernel-devel
    reboot
  4. Temukan lokasi dari kernel header yang tersedia
    ls -d /usr/src/kernels/$(uname -r)*/include
  5. Dari VMwareWorkstation: VM> Install VMware Tools
  6. Dari terminal :
    tar -C /tmp -zxvf /mnt/VMwareTools-6.0.0-45731.tar.gz 
    cd /tmp/vmware-tools-distrib
    ./vmware-install.pl
  7. Jika ada pertanyaan Do you want to run vmware-config-tools.pl jawab Yes
  8. Jika ada pertanyaa if you want vmware-config-tools.pl to try and fix your xorg.conf, jawab “Yes“, dan ikuti pilihan yang ada (defaults)
  9. Setelah itu restart

Dengan menginstall VMWare Tools ini maka ada beberapa permasalahan yang terpecahkan

  1. Resolusi monitor dapat di set menjadi 1024×768 atau lebih tinggi
  2. Copy paste dari host ke guest berjalan.

Selamat mencoba😉

h1

Antara Patas AC 34, 138 dan Patas Reguler 45

April 23, 2007

Patas AC Mayasari Bakti 34, Patas AC AJA 138 dan Patas Reguler 45 merupakan bus yang melayani jalur yang sama Cimone-Blok M via Islamic. Ketignya memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri. Aku bahas satu-satu yak…

Patas AC Mayasari Bakti 34.
Bus Patas AC ini bertarip Rp 5500, tetapi sejak seminggu lalu entah kenapa taripnya turun menjadi Rp 5000. Dari segi kenyamanan bis ini lumayan, maklumlah ber AC. Rute yang ditempuh bus ini adalah Cimone, Kebon Jeruk, Tomang Bawah, Semanggi, Komdak dan Blok M. Kondisi busnya gak sama antara satu dan lainnya, ada yang bagus ada juga yang jelek. Kebanyakan yang rusak adalah sistem AC nya. Banyak yang sudah tidak dapat diatur (hampir semua armada bus Mayasari Bakti seperti ini). Jadi kalo kedinginan mending pindah tempat aja, soalnya lubang Acnya gak bisa di tutup😛

Patas AJA 138
Bus ini merupakan armada baru yang melayani rute Cimone-Blok M. Semua armadanya baru dan masih nyaman. Kondisi bus yang bersih dan sistem AC yang bagus membuat kita nyaman menumpang bus ini. Dengan tarip Rp 5000 tentu anda tidak akan merasa rugi menumpang bus ini. Rute bus ini adalah Cimone, Kebon Jeruk, Senayan, Hang Lekir, Stadion Bulungan dan Blok-M. Rute yang ditempuh ini merupakan salah satu kelemahan dari bus ini, soalnya jalan Hang Lekir, Bulungn merupakan biang kemacetan. Jadi naik bus ini terasa lebih lama, dan jalur yang panjang.

Patas Reguler 45
Bus kelas Ekonomi dengan tarif Rp 2500. Dengan kelas ekonomi, bus ini menjadi transportasi rakyat banyak.Jadi bus ini biasanya selalu penuh, dan ingat… tidak ada AC, yang ada Angin Cendela😀. Oh iya… armada ini dimiliki oleh DAMRI, jadi busnya tuh tua-tua dengan asap hitam yang mengepul dibelakang. Kadang memiliki mesin yang bermasalah. Jadi kl sampai terjadi kemogokan, ya harap di terima dengan maklum, dan awak bus dengan suka hati akan memindahkan ke bus lainnya untuk mengantarkan ada ke tujuan😉

Nah…. Gilaran rekomendasi pribadi
Aku minimal 4 kali seminggu naik bus ini, dengan RUte Palem Semi-RUmah Sakit Harapan Kita Slipi Jaya. Ketiga bus diatas selewati jalur ini, dan menempuh rute yang sama Toman bawah. Soalnya kl nggak Tomang Bawah bisa kejauhan aku turunnya, dan musti jalan kaki😦. Untuk berangkat biasanya aku tidak banyak memilih, asal bisa duduk aku pasti naik. Alasan tidak banyak memilih karena aku baru keluar dari kantor paling cepat pukul 5 dan musti sampai di kampus pukul 6-an. Sedangkan rute ini ditempuh paling cepat 35 menit, jika kondisi jalan beber2 lancar dan bus tidak ngetem, dan biasanya butuh wktu 1 jaman. Aku buth tempat tidur soalnya aku butuh tidur, lumayan buat ngumpulin tenaga buat kuliah malem.
Nah yang aku suka pilih2 adalah pas balik dari kampus menuju tangerang. Disini masalah harga sensitif. hehehhe…. maklum pengiritan. Yah jika ada aku akan memilih P45, murah meriah bo….
Ada beberapa keuntungan selain masalah harga.
1. Bus biasanya sudah penuh, kadang berdiri. Jadi bus akan langsung ke arah tangerang, tanpa keluar dulu di Pintu Tol Kebun jeruk. Sedangkan bus PAC 34 maupun PAC 138 biasanya masih kosong pada jam segitu, jadi keluar dulu di tol Kebun Jeruk.Dan berhenti mengumpulkan penumpang bisa lebih dari 15 menit… Ini yang bikin lama😦
2. dengan naik P45, aku merasakan nuansa kerakyatan, setelah seharian berkumpul dengan manusia-manusia borju. Aku bisa merasakan bagimana orang2 lain yang sama2 dengan modal terbatas, pulang kerja dalam kondisi capek, dan menomorduakan kenyamanan. Nuansa ini sangat penting bagi aku. Soalnya seharian berkumpul dengan manusia2 kaya nan borju kadang membuat syaraf kemanusiaan ini tumpul. Dan aku cuma punya waktu beberapa menit untuk dapat mengasah rasa humanisme aku dan mencoba menarik banyak pelajaran dari sana. Yah dari sana banyak pelajaran yang bisa kita ambil, antara lain nuansa kesederhanaan, nuansa kerakyatan, dan nuansa waspada (maklum bus reguler di Indo banyak copet.. hahahhaa). That’s make me keep alive !!!

Dan jika naik bus diatas kita akan dihibur dengan sukarela oleh pengamen jalanan. Yah harap maklum jika suatu saat anda ketemu dengan yang suara kaya ompreng seng yang bikin pekak telinga. hahhaha… tp banyak juga kok yang memiliki kemampuan nyanyi dan main alat musik yang bagus.. tergantung rejeki aja… hahahha. Nah jika anda puas, silahkan berikan uang ala kadarnya kepada mereka, jika kecewa silahkan menolak dengan sopan sodoran kotak sumbangan mereka. Fair kan…..

Ok selamat mencoba…😉

h1

Kopi…Coffee..

April 23, 2007

Bagi yang suka begadang tentu kopi bukanlah barang langka. Kopi berdasarkan jenisnya dibagi menjadi:

  • Kopi Arabika, yang aslinya berasal dari Etopia tetapi tumbuh dan berkembang di seluruh dunia. Tumbuh di ketinggian 1500 mdpl keatas, dan merupakan kopi kualitas terbaik diantara keduanya lainnya.
  • Kopi Robusta, asli dari Zaire tumbuh di ketinggian 900 mdpl keatas. Harga kopi ini murah dengan kualitas yang lebih rendah dari kopi arabika. Kebanyakan kopi merupakan jenis ini, karena harga yang terjangkau.
  • Kopi Liberica, hanya sedikit jenis kopi ini. Dan biasa tumbuh di bagian barat Afrika.

Tempat kopi tumbuh, juga menentukan tingkat rasa. Nah ada beberapa jenis juga

  • Kopi yang tumbuh di Amerika Tengah dan Selatan. Merupakan kopi yang mempunyai rasa bersih dan rasa yang hidup, dengan biji yang kecil sampai sedang. Yang terkenal dari jenis ini adalahJamaican Blue Mountain.
  • Kopi yang tumbuh di Asia Tenggara, khususnya negara kita tercinta Indonesia. Tumbuh di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Mempunya rasa khas lembut dan rasa asam yang rendah.
  • Kopi yang tumbuh di Afrika Timur dan Semenanjung Arab. Khas rasa yang kaya.

Nah berhubung aku gak th banyak tentang perkopian, aku cukupi pengetahuan tentang kopi. dan beralih ke hobby ngupi… Nah setiap hari minimal aku mengkonsumsi satu cangkir kopi.

Ini merupakan kopi kesukaan. Alasannya simpel. Rasa pas, harga pas.. Aku biasanya buat antara jam 1-2, dimana mata dah 5 watt dan gak enak kl tiba2 tepar dikursi. Cukup di seduh dengan setengah cangkir air panas dari dispenser. Pernah kejadian, kebanyakan air, rasanya jadi ambar, gak jelas babar blasssss. Kepaksa.. Ambil gula tambahin dikit, biar gak ngaco2 amat. Kan sayang juga kl musti dibuang.. kekekkeke….

Jika pas kondisi kopi abis.. dan kantong lagi bokek… biasanya kl dah sakau kopi. dengan pura-pura main ke meja bos. Bincang-bincang dikit, kemudian bilang… “Pak kayaknya ngopi enak nih…”, nah kemudian dah apal gelagat.. langsung dibukain deh lacinya sambil bilang…”Ambil!!” Huheuhehe… yah dasarnya dah bebal, dengan cueknya ambil Indocafe Capuccino. Dia mang seleranya rada beda, kadang kopi hitam tanpa krim, atau Cappucino. Sebenarnya rada2 gak suka Cappucino. Tapi daripada sakau kan mending apa yang ada disikat… Tul Gak?!!…Nah tuh sekilas tentang sekelumit kehidupan perkopian gw.

Masih banyak seh. Tp masih lom ada ide buat nulis. Nanti gw sambung…..

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.